Penerapan Nilai-Nilai Toleransi Pada Anak Usia Dini Sebagai Upaya Gerakan Deradikalisasi
DOI:
https://doi.org/10.37348/cendekia.v11i1.906Keywords:
Tolerance, Early Childhood, DeradicalizationAbstract
The proliferation of radical ideologies across various age groups necessitates systematic preventive measures within the educational sphere. This study aims to examine the implementation of tolerance values in early childhood as a strategic instrument for deradicalization. Utilizing a qualitative approach through library research, this study analyzes relevant literature on psychoeducation, child development, and pedagogical methods for teaching tolerance. The findings indicate that early childhood constitutes a "golden age," a critical phase for value internalization due to rapid cognitive and psychological development. The implementation of tolerance through methods such as storytelling, habituation, role modeling, and the use of media like "diversity dolls" has proven effective in fostering social inclusivity and preempting the roots of intolerance. This research concludes that inclusive religious education and the strengthening of tolerant character from an early age serve as a primary defense in blocking the infiltration of radical ideologies and maintaining social cohesion within Indonesia’s pluralistic reality.
Downloads
References
Abdullah, Mukhammad. “Kontribusi Pendidikan Agama Terhadap Pendidikan Multikultural, Pendidikan Kewarganegaraan, Dan Pendidikan Karakter Bangsa: Studi Terhadap Ideologi Pendidikan Islam Di Indonesia.” Diktaktika Religia 2 (2015).
Allport, W. The Nature of Prejudice. Boston: The Beacon Press, 1954.
Arifin, Syamsul. Studi Islam Kontemporer Arus Radikalisasi Dan Multukulturalisme Di Indonesia. Malang: Kelompok Intrans Publising, 2015.
Borba, M. Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi. Penerjemah: Lina Jusuf. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2008.
Fadlilah, Muhammad, and Lilif Muallifatu Khorida. Pendidikan Karakter AnakUsia Dini. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2013.
Hergenhahn, B.R., Olson. Theories of Learning (Teori Belajar). Jakarta: Kencana, 2008.
Ismail, Radjiman. “Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa Melalui Pembelajaran Tematik: Penelitian Tindakan Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Di Wilayah Kecamatan Kota Ternate Utara.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini 2, no. 1 (2017).
Jumiatmoko. “Implementasi Toleransi Agama Pada Anak Usia Dini. Raudhatul Athfal.” Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 2, no. 2 (2018).
Kemendikbud. Seri Pendidikan Orang Tua: Menumbuhkan Sikap Toleran Pada Anak. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.
Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Pendidikan Agama Pada Sekolah (2010).
Qardawi, Yusuf. Islam Radikal Analisis Terhadap Radikalisme Dalam Berislam Dan Upaya Pemecahannya, Terj. HawinMurtadho. Solo: Era Inter Media, 2001.
Sabirin, Rahimi. Islam & Radikalisme. Jakarta: Ar Rasyid, 2004.
Sani, Ridwan Abdullah, and Muhammad Kadri. Pendidikan Karakter Mengembangkan Karakter Anak Yang Islami. Jakarta: Bumi Aksara, 2016.
Santrock, Jhon W. Child Development. New York: McGraw-Hill Companies., 2011.
Sit, Masganti. Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing, 2015.
Soraya, Sekti. “Tudi Eksperimen Penggunaan Media Diversity Doll Dan Media Gambar Sebagai Penanaman Sikap Toleransi Anak Usia 4-6 Tahun Di Raudhotul Athfal 02 Mangunsari Semarang.” IJECES 2, no. 2 (2013).
Ulfah, Suyadi dan Maulida. Konsep Dasar Paud. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2015.
Undang-undag Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (2003).
Yunita, Bernadeta. “Peningkatan Sikap Toleransi Melalui Kegiatan Bercerita Pada Anak Kelompok A TK Karya Rini Yogyakarta.” Jurnal Pendidikan Guru PAUD S1 3, no. 4 (2015).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





